Cari di blog ini

Loading...

Saturday, July 9, 2011

Katak Pohon Bergaris (Polypedates leucomystax)

Polypedates leucomystax_Katak Pohon Bergaris_Stripped Tree Frog 1
Ini adalah katak pohon bergaris (Polypedates leucomystax) yang pada suatu pagi aku temukan sedang berdiam diri di salah satu tiang besi di  halaman belakang rumah di Jonggol, Jawa Barat. Mungkin katak ini berasal dari kebun di belakang yang ada di luar pagar rumah ya.

Katak pohon ini aktif terutama di malam hari dan memangsa aneka jenis serangga.

Klasifikasi Ilmiah Katak Pohon Bergaris (Polypedates leucomystax)
Kingdom Animalia Linnaeus, 1758 – kerajaan binatang (animals)
Phylum Chordata Bateson, 1885 – filum hewan chordata (chordates)
Class Amphibia Linnaeus, 1758 – kelas hewan amfibia (amphibians)
Order Anura  Merrem, 182o – bangsa kodok dan katak (frogs and toads)
Family Rhacophoridae Hoffman, 1932 – keluarga katak semak, katak lumut, katak pohon, katak terbang (shrub frogs, bush frogs, moss frogs, tree frogs, flying frogs)
Genus Polypedates Tschudi, 1838 - marga katak ‘whipping’ (whipping frogs)
Species Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829)
Nama umum Striped Tree Frog, Four-lined Tree Frog, Common Tree Frog, Banana Frog, Common SouthEast Asian tree frog, Java whipping frog (Inggris); létavka obecná (Republik Ceko); cehay, cekay (Sunda); perkak (Banyumas).
Synonyms Hyla leucomystax Gravenhorst, 1829; Rhacophorus leucomystax (Gravenhorst, 1829); Polypedates rugosus Duméril & Bibron, 1841

catatan:
Filum chordata adalah kelompok hewan, termasuk vertebrata dan beberapa binatang invertebrata yang memiliki ciri-ciri yang serupa, yang pada suatu saat dalam kehidupan mereka memiliki notokorda (embrio dengan tubuh seperti batang yang fleksibel), tali saraf dorsal berongga, pharyngeal slits (organ penyaring makanan), endostyle (alur memanjang di dinding pangkal tenggorokan menghasilkan lendir untuk mengumpulkan partikel makanan), dan ekor berotot yang melewati anus.
Kodok (frog) dan katak alias bangkong (toad) adalah hewan yang dapat hidup baik di daratan maupun di air (amfibia). Kedua macam hewan ini bentuknya mirip. Kodok bertubuh pendek, gempal atau kurus, berpunggung agak bungkuk, berkaki empat dan tak berekor (anura: a tidak, ura ekor). Kodok umumnya berkulit halus, lembab, dengan kaki belakang yang panjang. Sebaliknya katak atau bangkong berkulit kasar berbintil-bintil sampai berbingkul-bingkul, kerapkali kering, dan kaki belakangnya sering pendek saja, sehingga kebanyakan kurang pandai melompat jauh. Namun kedua istilah ini sering pula dipertukarkan penggunaannya.
Nama yang tertera di belakang nama taksonomi merupakan nama orang yang pertama kali memberi deskripsi atau gambaran mengenai takson tersebut (deskriptor).
Jika suatu spesies digolongkan dalam genus yang berbeda dari yang berlaku sekarang, nama deskriptor ditulis dalam tanda kurung.
referensi:
klasifikasi ilmiah lain bisa dilihat pada:
Polypedates leucomystax_Katak Pohon Bergaris_Stripped Tree Frog 3Polypedates leucomystax_Katak Pohon Bergaris_Stripped Tree Frog 4
Polypedates leucomystax_Katak Pohon Bergaris_Stripped Tree Frog 6Polypedates leucomystax_Katak Pohon Bergaris_Stripped Tree Frog 5
Polypedates leucomystax_Katak Pohon Bergaris_Stripped Tree Frog 8
Foto-foto Katak Pohon Bergaris (Polypedates leucomystax) adalah hasil jeprat jepret hape sony ericsson k8001 di halaman belakang rumah di Desa Raweuy, Jonggol, Jawa Barat.

Posting terbaru

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

No comments:

Post a Comment